UCAPAN TERIMAKASIH UNTUK PERBAIKAN LIFT PSA GRISENDA

Sejak Desember 2022 yang lalu, Lift PSA Grisenda mengalami kerusakan. Penyebabnya adalah karena harus menyelamatkan Oma Siska yang terkunci di dalam lift.

Pada hari itu, entah mengapa, listrik di lingkungan Grisenda mati selama hampir 3 jam. Begitu listrik nyala kembali, seketika itu juga Oma Siska langsung tekan Lift dari Lantai 1 untuk naik ke Lantai 2. Tetapi Lift belum bisa bergerak, dan ketika dia tekan untuk buka, si Lift-pun tidak mau buka juga. Kepanikan pun segera terjadi. Suster Penanggungjawab Panti, karena tidak tahu mau berbuat apa, lalu memanggil Bapak Tukang untuk membuka pintu lift itu secara paksa. Pintu lift terbuka, tetapi mulai sejak itu terjadi masalah, pintu lift selalu tidak mau terbuka di Lantai 1. Ternyata terjadi beberapa kerusakan: 2 pcs Roller Release pecah/patah dan UPS-nya soak, harus diganti.

Sejak saat itu, semua Kegiatan dan Kebersamaan PSA Grisenda (makan, pelaksanaan kegiatan-kegiatan harian, dll), yang seyogyanya dilaksanakan di Lantai 2 menjadi terhenti dan makan bersama Oma-oma pun dilakukan di Lantai 1 saja.

Atas Prakarsa dari Ibu Suzan (Suzanna Johanes), yang merupakan salah seorang dari Pengawas Yayasan Santa Anna, beliau berhasil menggugah teman-temannya dan umat dari Lingkungan St. Anselmus, sehingga kemudian berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp. 17.050.000 untuk perbaikan Lift. Pada mulanya, PT DAIICHI ELEVINDO JAYA mengajukan penawaran sebesar Rp. 14.208.000, tetapi kemudian sesudah diskon 5% untuk sparepart, maka Tagihan perbaikan lift menjadi Rp. 13.580.850.

Begitu pula umat dari Lingkungan St. Albertus Magnus – Grisenda, ketika mendengar tentang kebutuhan PSA untuk perbaikan lift, tergerak untuk mengumpulkan sumbangan, yang kemudian diserahkan lewat Pemimpin PSA, Sr. Feliana Padut SCMM, sebesar Rp. 5 juta.

Maka, atas nama Pengurus Yayasan Santa Anna (YSA), Staf Panti Lansia Santa Anna (PSA), dan Oma-Opa PSA, kami haturkan limpah TERIMAKASIH kepada:

I.  Ibu Suzan cs. dan Umat Lingkungan St. Anselmus, Grisenda:

  1. Suzan
  2. Natz
  3. Ayrika
  4. Christine effendi
  5. Wenni
  6. Herry
  7. Lina Joe
  8. Catherine
  9. Young
  10. Nerry
  11. Frans
  12. Lina Taufix
  13. Inge
  14. Jeani
  15. Lucy Hans
  16. Jun Tinus
  17. David /Yuli
  18. Ase/Hera
  19. Laurentia
  20. Andik/Sherly
  21. Ryan/Stella
  22. Rhandy/ Flo
  23. Suryadi/Yanti
  24. Marcel/Norita
  25. Jonathan / Mella
  26. Joshua / Karen
  27. Josephine/Robert
  28. Yosita / Stacey
  29. Pauline Hansen
  30. Yeyen/Serpong
  31. Titien/Walet PIk
  32. Henz
  33. Fla Fla
  34. Dessy
  35. Novita
  36. Danny/ LM
  37. Lanny/Tegal
  38. Nini/ MGGS
  39. Emmi/ Ancol
  40. hamba YK
  41. Tedy Soenarko **

II.  Umat Lingkungan St. Albertus Magnus, Grisenda.

Kiranya berkat Tuhan melimpah atas diri Bapak-Ibu sekalian, atas keluarga, dan semua pekerjaan yang Bapak-Ibu jalankan.

CATATAN:

  1. Perbaikan Lift sudah langsung kami pesankan supaya dijalankan.
  2. Latihan Musik selalu berguna bagi Oma-Opa untuk keseimbangan otak kiri dan kanan, serta sebagai sarana rekreasi. Maka, kelebihan dana akan kami gunakan untuk membeli Alat Musik, yaitu Kolintang dan Suling.
  3. Sebagai awal, kami sudah membelikan 15 unit Suling YAMAHA YRS-23 Original, sehingga Latihan main Suling akan bisa dimulai di bulan Maret.
  4. Untuk Kolintang, kami masih akan menunggu sampai dananya mencukupi, karena harga Kolintang ini cukup mahal.

Jakarta, 26 Februari 2023

dto.

Sr. Petronella Lie, SCMM

(Ketua YSA)

“Trimakasih Seribu”

Ref:

Trima kasih seribu

Oh trima kasih seribu

Pada Tuhan Allahku

Oh pada Tuhan Allahku

Aku bahagia kar’na dicinta

Terima kasih

1.

Kami disini tinggal bersama

Panti Santa Anna

Kami gembira karna dicinta

Terimakasih

2.

Semoga Tuhan

membalas budi

Bapak Ibu semua

Semoga amal dan cintakasih

Diberkati Tuhan.

WEEK END PSA TELUK GONG & GRISENDA

Mengakhiri kegiatan Sepekan, 20 – 24 Februari 2023, Lansia PSA Teluk bergabung dalam kegiatan barbeque PSA Grisenda di Pekarangan Biara SCMM St. Agnes Grisenda B1/30.

 

Diawali pada Senin, 20 Februari, Sr. Petro mengumpulkan Oma-Opa beserta Para Pegawai, Perawat, dan Para Suster yang melayani di PSA Teluk Gong untuk mensosialisasikan Bagan Struktur Yayasan Santa Anna (YSA) dan Panti Lansia Santa Anna (PSA), serta memusyawarahkan tentang topik dan tema Kegiatan Sepekan di PSA Teluk Gong. “Hanya apabila Oma, Opa, Para Pegawai, Perawat, dan Para Suster SETUJU, maka Kegiatan Sepekan itu akan dijalankan. Karena tujuannya adalah terutama untuk kepentingan bersama, yaitu memfasilitasi keseimbangan Body – Mind – Soul – Spirit sehingga para Lansia yang dilayani maupun semua yang terlibat di dalam pelayanan PSA dapat mencapai kepenuhan hidup sebagai manusia dan orang beriman”, demikian ditegaskan oleh Sr. Petro dalam penjelasannya.

 

Dalam pertemuan itu, kesepakatan tercapai bahwa Kegiatan Sepekan disetujui untuk segera dilaksanakan. Kegiatan Sepekan PSA Teluk Gong ini mirip dengan Kegiatan Sepekan PSA Grisenda, hanya harinya dan jamnya yang berbeda. Untuk memastikan pencapaian tujuannya, Kegiatan Sepekan untuk PSA dijalankan secara flexible & adaptable, artinya dapat berubah dan disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Sebagai contohnya: Karena tanggal 22 Februari merupakan Hari Rabu Abu, maka Sr. Petro mengambil inisiatif untuk mengisi kegiatan berupa Persiapan Memasuki Masa Pra Paskah 2023 di hari Selasa tanggal 21 Februari, sehingga ketika menghadiri Misa Rabu Abu pada keesokan harinya, yang dirayakan di masing-masing Panti (pagi hari di PSA Grisenda dan sore hari di PSA Teluk Gong), dan ketika menerima tanda abu di keningnya, Oma dan Opa sungguh dapat menyadari dan menghayati maknanya serta memahami bagaimana menjalani Masa Pra Paskah dengan baik.

 

Pada hari Kamis, 23 Februari, Sr. Petro mulai menggelar kegiatan OGF (On Going Formation) PSA: “FULLY HUMAN – FULLY ALIVE” Seri Pertama untuk Oma dan Opa PSA Teluk Gong. Kegiatan OGF Seri Pertama ini membutuhkan waktu 4 hari, namun demikian Sr. Petro secara fleksibel mengisi hari Jumat dengan kegiatan Senam, Shibashi, Zumba, Chacha, dan Latihan Menyanyi “LAGU-LAGU CERIA PSA”; dan hari Sabtu sore dengan acara barbeque. Kegiatan OGF “Fully Human – Fully Alive” untuk Oma-Opa PSA Teluk Gong akan dilanjutkan lagi pada pekan depan.

 

Kegembiraan dan keceriaan Oma, Opa, Para Pegawai, Perawat, dan Para Suster, pada kegiatan akhir pekan di hari Jumat dan Sabtu, dapat dilihat pada foto-foto dan video di bawah ini. Week end sungguh dinikmati sebagai hari rekreasi dan refreshing. Hmmm…. 👍👍👍😁😁😁

 

(Nada: “17 Agustus Tahun 45”)

Oma Opa biar tua

tapi semangat

Usia tua

namun semangat muda.

Usia lanjut

semakin yahut

Bagi Lansia

untuk tetap berdaya.

Semangat!

Usia tua bukan ukuran

Selama ada tekad dan semangatnya.

Kita tetap tegar

Tetap segar

Hidup gembira dan bahagia

Kita tetap tegar

Tetap segar

Lansia selalu oke.

 

“LANSIA PANCEN OKE!”

“YES! YES! YES!”

(Dikutip dari Buku “LAGU-LAGU CERIA PANTI LANSIA SANTA ANNA”)

 

PERSIAPAN MEMASUKI MASA PRA PASKAH 2023 PSA TELUK GONG & GRISENDA

Selasa, 21 Februari 2023, Sr. Petronella menyelenggarakan Briefing Persiapan Memasuki Masa Pra Paskah kepada para Lansia, Pegawai, Perawat dan para Suster yang bekerja dan melayani di Panti Lansia Santa Anna (PSA); Sr. Petro menyelenggarakannya pada pagi – siang hari di PSA Teluk Gong, dan pada sore hari di PSA Grisenda. Briefing ini dilaksanakan dalam suasana rileks, ceria, interaktif, dan diselingi lagu-lagu serta ice-breaking heboh dengan goyang-goyang badan dikit 🤭😄🤭😄🤭😄, agar informasi-informasi, penjelasan, dan ajakan yang disampaikan kepada Oma dan Opa, berkenaan dengan masa Pra Paskah, dapat ditanggapi secara bebas, terbuka, dan gembira.

 

Salah satu karakteristik dari pelayanan cintakasih SCMM di Panti Lansia adalah “Melayani sebagai utusan Gereja” dengan membangkitkan kesan serta rasa hormat Lansia terhadap Gereja Katolik, dan menggerakkan mereka untuk lebih mencintai Allah serta menjadi warga Gereja-Nya yang saleh. Maka, sebagai Ketua Yayasan Santa Anna, Sr. Petro mengambil inisiatif untuk mempersiapkan para Oma-Opa di PSA memasuki masa Pra Paskah, yang merupakan ambang pintu di Tahun Liturgi Gereja Katolik menuju ke masa Paskah yang menjadi puncak misteri penebusan dan penyelamatan dunia dan manusia. Tujuannya agar Oma dan Opa dapat berpartisipasi secara aktif menjalani masa Pra Paskah sesuai dengan situasi, kondisi, dan kemampuan yang mereka miliki.

 

Materi yang disampaikan dikemas secara menarik, sangat praktis, dan sederhana sekali, berupa 4 point pendalaman:

  1. WHAT: Apakah Masa Pra Paskah itu?
  2. WHY: Mengapa pada Hari Rabu Abu dahi kita ditandai dengan Tanda Salib dari abu?
  3. HOW: Bagaimana Puasa dan Pantang itu bagi Orang Katolik?
  4. Action!

Sayang sekali…., Power Point Show dari presentasi Sr. Petro dapat diupload disini.

1.   Masa persiapan menuju Hari Raya Paskah yang dijalani dengan doa, tobat, amal kasih, mati raga / penyangkalan diri.

2.   Dijalani selama 40 hari, mulai dari hari RABU ABU s/d hari Jumat Agung.

Di tahun 2023:

  • Rabu Abu, 22 Februari
  • Jumat Agung, 7 April.

3.   Dijalani selama 40 hari, karena 40 hari merupakan waktu untuk pendisiplinan diri di dalam Kitab Suci:

  • Mat 4:2, Yesus menjalani 40 hari di padang gurun untuk berdoa dan berpuasa.
  • Yun 3:4, Ninive diberi waktu selama 40 hari untuk bertobat.
  • Dll.

 

1.   Menurut Injil tanda di dahi adalah lambang kepemilikan seseorang. Dengan tanda salib di dahinya melambangkan bahwa orang tsb. adalah milik Yesus Kristus.

2.  bagian Dahi / Kening merupakan tempat di mana pusat diri kita sebagai manusia berada (yi. Otak / Pikiran). Maka, selama Masa Pra Paskah, kita hendak secara khusus menempatkan Yesus sebagai Pusat diri dan Pusat dari pikiran kita.

3.   Abu merupakan lambang dari penyesalan akan dosa dan tanda pertobatan.

4.   Abu juga melambangkan kematian, yang mengingatkan kita akan ketidakabadian kita. Karenanya, ketika imam dengan ibu jarinya membubuhkan abu di kening umat, ia akan berkata, “Ingatlah, manusia berasal dari debu dan akan kembali menjadi debu

 

1.   Puasa wajib dilakukan oleh orang Katolik yang sudah berusia 18 tahun sampai 60 tahun.

  • Puasa dilakukan mulai pada Rabu Abu sampai Jumat Agung.
  • Puasa berarti makan kenyang satu kali sehari.

2.   Pantang wajib dilakukan oleh orang yang sudah berusia 14 tahun ke atas.

  • Pantang wajib dilakukan pada Rabu Abu dan setiap hari Jumat selama masa Prapaskah sampai Jumat Agung.
  • Pantang bisa dipilih sendiri sesuai kemampuan misalnya pantang daging, garam, jajan, rokok, alkohol, dll. Sebaiknya hal yang dipantangkan adalah hal-hal yang disukai.

3.   Berpantang & berpuasa wajib pada hari Rabu Abu, dan Jumat Agung.

4.   Berpuasa dan berpantang itu bukan soal menahan lapar.

  • Kalau menahan lapar berarti setelah berbuka puasa, maka kita boleh makan sepuasnya. Misalnya makan tiga kali, lalu karena puasa jadi makannya ditahan sampe jam buka lalu makan sebanyak tiga kali porsinya.
  • Puasa itu bukan menahan, tapi mengurangi, terutama mengurangi berbagai macam dosa favorit atau dosa yang dilakukan setiap hari, untuk membantu kita mengembalikan citra / jati diri kita sebagai anak-anak Tuhan.
  • Puasa dan pantang disebut juga sebagai ‘mati raga‘, dengan harapan bisa mematikan semua hal-hal buruk dalam raga (tubuh) manusiawi kita agar dapat menjadi suci kembali.
  • Jadi, Puasa bukan cuma soal mengurangi makanan dan menahan nafsu; puasa itu juga diet, yaitu diet dari segala dosa!

5.   Satu hal perlu diingat ketika menjalankan perintah pantang dan puasa: Umat Katolik diminta agar tulus dan melakukannya untuk Tuhan, bukan untuk pamer.

Matius 6:16-18.

“Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yg ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yg melihat yg tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”

6.  Oleh Mgr. Kardinal Ignasius Suharyo, Bpk. Uskup Agung KAJ, kita diajak juga untuk:

  • Mewujudkan pertobatan ekologis, mengembangkan perilaku bersyukur, lebih peduli pada sesama manusia, “semakin mengasihi, semakin peduli, dan semakin bersaksi”; semakin menyaudara dengan orang lain dan semakin berbelarasa dengan orang-orang yang menderita.
  • Mengenali kembali jati diri kita sebagai Anak-anak Allah, milik Kristus, yang dipanggil menuju kesempurnaan kasih, kesempurnaan kesucian, dan kesempurnaan hidup Kristiani. “Haruslah kamu sempurna, sebagaimana Bapamu yang di Surga sempurna adanya” (Mat 5:48).

 

PertanyaanDapatkah kita menjadi org kudus? Bgmn caranya??  (Silahkan disimak kata-kata Bpk. Paus Fransiskus pd Video singkat ini)

Pesan Paus Fransiskus: “Jadilah Orang Kudus Sehari-hari” (hati selalu terarah pada Tuhan)

 

Apakah orang bisa berubah?

  • Banyak orang cenderung beranggapan bahwa manusia itu tidak mungkin dapat berubah. Tetapi anggapan ini salah! Semua orang bisa berubah, karena kepribadian itu bersifat dinamis.
  • Perubahan itu dapat dari baik menjadi buruk, atau sebaliknya dari buruk menjadi baik. Yang kita harapkan tentu saja perubahan dari buruk menjadi baik: Psikolog menyebut ini sebagai prinsip kedewasaan. Orang yang dewasa adalah orang yang menjadi semakin baik, semakin bijaksana dan positif, dari waktu ke waktu.
  • Untuk mengubah hal yang dianggap orang sebagai tidak mungkin menjadi mungkin itu dibutuhkan KEKUATAN TEKAD & SEMANGAT, seperti yang di-ilustrasikan oleh cerita legenda dari negeri Tiongkok ini.

PENUTUP:

  1. Kegiatan diakhiri dengan Latihan dan Sharing.
  2. Kendati Oma-Opa sudah berusia di atas 60 tahun, usia yang tidak lagi diwajibkan untuk berpuasa, namun mereka masih bersemangat untuk mau berpartisipasi secara aktif menjalani Masa Pra Paskah. Mereka bertekad untuk mengambil makanan seperlunya sesuai kebutuhan, tidak lagi membuang-buang makanan, tidak makan daging pada hari Jumat, mengurangi jajan, rokok, alkohol, mau lebih peka, perhatian dan berbuat baik kepada sesama Oma-Opa lainnya di Panti, mau berpartisipasi dalam pertobatan ekologis dengan mengurangi penggunaan plastik, kertas, tisu, box-box makanan dari makanan-makanan yang disumbangkan oleh Donatur akan dicuci bersih dan diberikan secara gratis kepada Pemungut Asongan untuk daur ulang, tidak membuang sampah sembarangan, lebih memperhatikan penghijauan & keasrian lingkungan Panti, mau hidup lebih tertib dan mengikuti jadwal serta kegiatan-kegiatan Panti, mau menghayati hidup yang lebih penuh dan bermakna, mau lebih banyak berdoa, berefleksi, mengurangi untuk berkelahi dan berkata-kata kasar dengan sesama teman Lansia, berupaya tidak menambah beban dan menyusahkan orang lain, dst….dst….. (bukan main hebat dan luar biasa nih, para Oma dan Opa kita 👍👍🙏🙏🌹💐😍)
  3. Agar Oma-Opa dapat mengingat-ingat sedikit tentang materi yang telah disampaikan, Sr. Petro menjanjikan akan memberikan Angpao dan Hadiah kepada Oma/Opa yang dapat memberikan jawaban secara CEPAT & TEPAT pada kuiz yang akan digelar waktu “Perayaan Paskah Bersama PSA” di bulan April yad; semakin sulit jawaban atas pertanyaan kuiz, maka Hadiah/Angpao-nya akan semakin besar. Sr. Petro sudah  memberikan “bocoran2” dikit-dikit untuk beberapa pertanyaan kuiz-nya 🤭🤪😜😁😄
  4. SELAMAT HARI RABU ABU, Selamat Memasuki Masa Retret Agung.

 

 

 

 

 

OGF 3 PSA: FULLY HUMAN, FULLY ALIVE (SERI PERTAMA)

Di hari ketiga, Rabu 08 Februari dari kegiatan OGF “FULLY HUMAN – FULLY ALIVE” Seri Pertama, Sr. Petro memberikan pendalaman 3 point lagi untuk diproses bersama dengan Oma-oma PSA Grisenda, yakni:

  1. Setiap orang punya persepsi yang unik dan pribadi terhadap realita di sekitarnya
  2. Cara mengenal persepsi yang salah
  3. Cara meluruskan persepsi yang salah

CATATAN:

Persepsi adalah pemahaman / cara pandang kita terhadap sesuatu

 

 

Pendalaman 1: “SETIAP ORANG PUNYA PERSEPSI YANG UNIK DAN PRIBADI TERHADAP REALITA DI SEKITARNYA”

Kesehatan mental dan kebahagiaan kita tergantung pada PERSEPSI kita, yaitu bagaimana kita mengartikan hal-hal di sekitar kita itu: apa yang kita lihat, apa yang kita dengar, apa yang kita pahami atau pikirkan.

  • Bila POSITIF, maka kita hidup dengan senang, bahagia, optimis dan dengan mental yang sehat.
  • Bila NEGATIF, hidup kita akan terasa suram, menyedihkan, kosong, hampa, sia-sia, tidak berguna, dst. (orangnya akan mudah stress, depresi, pesimis, psikosomatis, pikun, sakit, cepat alergi, mudah terkena COVID, dst.)

CONTOH 1:

Persepsi yang berbeda terhadap “JADWAL / PERATURAN / KEGIATAN YANG ADA DI PANTI INI”

  1. Jadwal / Peraturan / Kegiatan itu BAIK / BAGUS
  • Karena membuat hidup lebih teratur, lebih terarah, lebih pasti dan terjamin.
  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan membuat hidup menjadi bervariasi, berwarna dan dinamis; tidak hampa/monoton dan berlalu begitu saja secara sia-sia.

(Orang yang punya persepsi seperti ini akan senang dan kerasan tinggal di Panti/Asrama/Biara)

  1. Jadwal / Peraturan / Kegiatan itu TIDAK BAIK / TIDAK BAGUS
  • Karena membuat hidup terikat, tidak bebas lagi; membuat orang menjadi seperti robot.
  • Memberikan batasan, tidak lagi bisa berbuat semaunya.

(Orang yang punya persepsi seperti ini akan menderita dan tidak kerasan tinggal di Panti/Asrama/Biara)

 

CONTOH 2:

  1. Anak Kembar:
  • Si Optimis, melihat tahi kuda, dengan pengertian bahwa pasti ada kudanya!
  • Si Pesimis, melihat boneka cantik berpikir bahwa kembarannya pasti dapat yang lebih bagus.
  1. Orang Penjara:
  • Yang satu melihat lewat jeruji bintang-bintang.
  • Yang lain melihat lumpur.
  1. Gelas ½ berisi:
  • “Gelas itu setengah penuh!” (dengan girang)
  • “Gelas itu setengah kosong.” (dengan kecewa)

 

Pendalaman 2: “CARA MENGENAL PERSEPSI YANG SALAH”

Munculnya KETIDAKNYAMANAN yang bisa bersifat:

  1. FISIK:

Kita merasa tegang dan mulai sakit kepala atau gatal di kulit, atau kita mengalami tegang atau mual dalam perut. Kita mudah terserang pilek dan berbagai virus, dsb.

  1. EMOSI:

Kita mudah tersinggung, was-was, cemas, rendah diri, rasa bersalah, tertekan, mudah marah dan jengkel, frustrasi, dsb.

  1. PERILAKU:

Gelisah, takut-takut, tidak nyaman karena mengetahui perilaku kita sendiri yang tidak kita inginkan, mendiamkan, bersandiwara dengan pura-pura bahagia tetapi di dalam hati terasa hancur, dst.

 

Pendalaman 3: “CARA MELURUSKAN PERSEPSI YANG SALAH”

  1. “Ada apa dengan diriku? Bagaimanakah Saya memandang diri sendiri, orang lain dan keadaan ini?
  2. “Adakah cara lain untuk memandang diri, orang lain dan keadaan ini? Dapatkah Saya memikirkan suatu cara yang lebih realistis, sehat dan Kristiani?”

(Bisa juga coba berdoa, meditasi hening, ikut senam dan berbagai kegiatan, jalan pagi, dll).

  1. “Bagaimana saran Yesus agar Saya memandang diri Saya, orang lain, dan keadaan ini?”

 

OGF 3 PSA “FULLY HUMAN – FULLY ALIVE” Seri Pertama ini diakhiri dengan Latihan “TAMENG”. Masing-masing Oma difasilitasi dengan Kertas HVS dan 1 set Pensil Berwarna untuk mengerjakan TAMENG-nya. Oma-oma yang tidak bisa menulis/memegang pensil dibantu oleh Suster, atau Perawat-nya.

 

CATATAN:

  1. Gambar-gambar yang dihasilkan ini menjadi bahan Sharing di hari ke-empat, Kamis 9 Februari, pada OGF 4 PSA “FULLY HUMAN – FULLY ALIVE” Seri Pertama. Dengan demikian Seri Pertama dari OGF “FULLY HUMAN – FULLY ALIVE” ini dianggap sudah selesai, akan dilanjutkan lagi pada kesempatan lain.
  2. Untuk berikutnya Nanti, Materi yang sama ini akan diberikan oleh Sr. Petro kepada Oma-Opa di PSA Teluk Gong.

 

Inilah hasil luar biasa dari Oma-oma PSA Grisenda ……….

Oma-oma kita cukup jago juga nih, gambar-menggambar!

Tameng Oma ACIN Tameng Oma ALI Tameng Oma ANI Tameng Oma GOH Tameng Oma LINDA Tameng Oma NINING Tameng Oma RIANA Tameng Oma SISKA Tameng Oma YUNI

 

 

OGF 2 PSA: FULLY HUMAN, FULLY ALIVE (Seri Pertama)

Melanjutkan hari-hari OGF PSA “FULLY HUMAN – FULLY ALIVE” Seri Pertama, yang diselenggarakan berturut-turut selama 4 hari, dari Senin 06 Februari – Kamis 09 Februari 2023 di PSA Grisenda, pada hari kedua Selasa 07 Februari, Sr. Petro mengajak Oma-oma untuk mendalami 3 point:

  1. Penentu kebahagiaan kita bukanlah factor dari luar, melainkan dari dalam diri kita sendiri.
  2. Interaksi kita satu sama lain umumnya terjadi dalam pola S (Stimulus) – R (Respon).
  3. 4A: Langkah-langkah untuk memperbaiki persepsi dan sikap kita yang tidak tepat/keliru.

 

Pendalaman 1: “Penentu kebahagiaan kita bukanlah factor dari luar, melainkan dari dalam diri kita sendiri”

Kita selalu berpikir bahwa kebahagiaan kita ditentukan oleh factor dari luar diri kita. Maka, kalau kita tidak bahagia, kita suka mempersalahkan hal-hal di luar kita:

  • Mempersalahkan orang lain, keluarga, orangtua, anak, dst.
  • Mempersalahkan masa lalu kita
  • Mempersalahkan cuaca, situasi, lingkungan
  • Mempersalahkan jadwal/peraturan/kegiatan
  • Dst.

Padahal…, penentu kebahagiaan kita adalah DIRI KITA SENDIRI, dari PERSEPSI: cara pikir / cara pandang / pemahaman kita!

CONTOH 1:

Seorang Ibu yang selalu murung, berwajah cemberut dan tidak pernah kelihatan senang/berbahagia. Ketika ditanya mengapa, dia mengatakan bahwa dia selalu mengingat kedua anaknya:

  • Bila hari hujan, dia ingat anaknya yang jual es krim, karena es krimnya pasti tidak laku.
  • Bila hari cerah, dia ingat anaknya yang menjual payung karena payungnya pasti tidak laku.

Lalu, dia dinasehatkan sebagai berikut:

  • Bila hari hujan, ingatlah anak Ibu yang menjual payung; pastilah payungnya laris manis.
  • Bila hari cerah, ingatlah anak Ibu yang menjual es krim, karena pasti banyak orang mencari untuk membeli es krim.

Sejak saat itu, si Ibu selalu kelihatan gembira dan bahagia, entah hari hujan ataupun panas.

 

CONTOH 2:

Perihal “Jadwal / Peraturan / Kegiatan yang ada di Panti Lansia Santa ini”

  1. Ada Oma yang SENANG. Mengapa?
  • Karena merasakan hidup menjadi lebih teratur, lebih terarah, lebih pasti, dan terjamin.
  • Dengan semua kegiatan-kegiatan yang dilakukan, merasa hidup menjadi sangat bervariasi, penuh warna dan dinamika; tidak hampa, monoton dan berlalu begitu saja secara sia-sia.
  1. Mungkin ada Oma yang TIDAK SENANG. Mengapa?
  • Mungkin semua Jadwal / Peraturan / Kegiatan itu dirasakan kaku, mengikat, membuat tidak bebas lagi; membuat orang menjadi seperti robot.
  • Merasa sudah dibatasi, tidak lagi bisa berbuat semaunya.

Nah…, kita termasuk yg mana niiih??

Pendalaman 1 ini lalu diselingi dengan mendengarkan Audio Smart Motivation dari Andrie Wongso, “NODA DI KERTAS PUTIH – Kebiasaan Menyalahkan Orang Lain”

 

Pendalaman 2: “Interaksi kita satu sama lain umumnya terjadi dalam pola S (Stimulus) – R (Respon)”

Bila terjadi suatu konflik, perselisihan, pertengkaran, biasanya kita selalu mempersalahkan orang lain.

“Bah…, Saya kan bermaksud baik, tetapi kok dianya yang sewot dan langsung marah.”

Padahal…, cara kita, kata-kata kita, raut wajah dan sikap tubuh kita, kelihatan menyerang, mengejutkan,  mempersalahkan, mengkritik, merendahkan, memojokkan.

Sehingga orang lain merasa tersinggung, menjadi ciut/tenggelam hati dan semangatnya.

Dari BUKU SAKU Panti Lansia Santa Anna Grisenda, hlm. 14:

Pendalaman 2 diselingi dengan mendengarkan Audio Smart Motivation dari Andrie Wongso, “GEMA KEHIDUPAN – Kehidupan Memantulkan Apa yang Kita Berikan Padanya”

 

Pendalaman 3: “4A: Langkah-langkah untuk memperbaiki persepsi dan sikap kita yang tidak tepat/keliru”

Contoh: MASALAH STRESS / DEPRESI

DOA PENUTUP

Tuhan Yesus, terangilah hati dan pikiran kami dengan Roh Kudus-Mu,

tanamkan kesadaran yang kuat dalam hati kami, bahwa kami adalah Anak-anak Allah yang berharga dan dikasihi oleh Bapa.

 

Tuhan Yesus, ajarilah kami lebih percaya kepada-Mu,

bahwa Engkau sungguh mengasihi kami, dan menginginkan kami untuk juga mengasihi sesama kami, dan membuat hidup kami jadi berkat bagi orang lain.

 

Tuhan Yesus, ajarilah kami lebih pasrah kepada-Mu,

agar dalam setiap peristiwa hidup kami sehari-hari, kami mampu melihat kehadiran-Mu, sehingga kami merasa bahagia dan bahwa hidup kami tidak sia-sia.

 

Tuhan Yesus, kami mohon berkat dan rahmat-Mu,

agar kami mampu mengubah dan memperbaiki cara pandang dan sikap hidup kami yang salah, agar dengan demikian kami mampu hidup sesuai dengan jati diri kami, serta mencapai kepenuhan hidup yang berarti, sebagaimana yang Engkau kehendaki bagi diri kami.

 

Tuhan Yesus, kami cinta kepada-Mu, hadirlah dalam hati kami, kami menyambut-Mu, kami pasrah kepada-Mu.

 

Ya Allah, Yang Maha Belas Kasih, setiap saat dan di setiap hari, seluruh hidupku kuserahkan kepada-Mu, karena Engkau Bapa yang mengasihi aku. Amin!

 

“PERAYAAN VALENTINE DAY DI PANTI LANSIA SANTA ANNA”

PANTI LANSIA SANTA ANNA, Jakarta – Sr Petronella Lie, SCMM selaku Ketua Yayasan Santa Anna (YSA) menyatakan bahwa salah satu program  yang akan dilaksanakan sebagai kegiatan tahunan di Panti Lansia Santa Anna (PSA) adalah “Perayaan Valentine Day”. Tujuannya agar di hari kasih sayang ini para Oma-Opa, meski terpisah dari keluarga, namun tetap bisa merasakan adanya cinta, perhatian, dan dukungan di dalam hidupnya.

Pada Selasa, 14 Februari 2023, keluarga besar Panti Lansia Santa Anna, yang dikoordinir oleh Ketua dan Pengurus YSA serta segenap Staf PSA, menggabungkan tiga perayaan meriah, yakni Valentine Day (14 Februari), Late Chinese New Year (22 Januari – 5 Februari), dan Birthday Celebration dari dua orang Oma serta Tamu PSA, Fang-fang, yang berulang-tahun di hari Valentine yang berbahagia itu.

Sejak pagi, 80 orang Oma-Opa, 28 orang Pegawai dan Perawat, serta 13 Suster telah mengenakan kaos berwarna merah, memasuki ruangan yang sudah dihiasi dengan pernak-pernik dekorasi bernuansakan cinta dengan meja yang sudah diberi taplak merah.

Di hari kasih sayang ini, para Lansia yang diasuh oleh para Suster SCMM di PSA Teluk Gong dan PSA Grisenda beroleh kesempatan untuk bertemu, saling bertegur sapa, berbagi senyum dan tawa serta bergembira bersama. Dengan gaya yang menarik, kedua Suster yang menjadi MC mengawali acara dengan membacakan sejarah singkat dari Valentine Day.

Sambil menikmati makanan dan minuman ringan, acara dimeriahkan dengan banyak kegiatan: menyanyi gembira dan menari bersama, berpuisi, kuiz berhadiah, lomba menyanyi, tiup lilin, potong kue, yang kemudian dilanjutkan dengan makan siang bersama yang disiapkan oleh Fang-fang bersama keluarga dan teman-temannya.

Acara diakhiri dengan pembagian hadiah, kado, coklat, dan angpao yang sudah disiapkan sebelumnya oleh Pengurus YSA & Staf PSA, diiringi dengan lagu-lagu Sayonara yang ceria dan dinyanyikan secara bersambung. Semua kelihatan puas dan berbahagia.

Kendati Hadiah, Kado, Coklat, dan Angpau yang diterima tidaklah seberapa, tetapi Kebersamaan, Persaudaraan, Keakraban, dan Kegembiraan itu sungguh berharga. Pesan Ketua YSA: “Mari kita menebarkan benih cinta kasih kepada orang yang terdekat dengan kita, keluarga, sesama yang kita jumpai dan layani setiap hari, serta kepada semua orang dimana saja kita berada.”

          

Cinta dan kebahagiaan ini  masih berlanjut. Pada hari Kamis, 16 Februari 2023, Founder dari “Briz Entertainment”, Rizky Darmasetiawan, bersama beberapa artisnya, Frans Nicholas, Yasamin Jasem, Vina Candrawati Si Pelukis Pasir, Chef Billy Kalangi, Chef Vania Wibisono, Chef Cilik Ciellyn Ashley, berkunjung ke PSA merayakan late Valentine Day. Acara mereka tak kalah seru, karena diisi dengan berbagai kegiatan, hiburan dari beberapa artis, termasuk Reyhan, Penyanyi dari Kangen Band, kuiz dan lomba berhadiah. Oma-Opa, Para Suster, Pegawai dan Perawat ikut memeriahkan suasana dengan menyanyi dan menari bersama. Acara diakhiri dengan makan siang secara prasmanan.

Liputan berita singkat tentang Valentine Day PSA ini kami akhiri dengan sapaan WA kocak, yang diterima oleh Sr. Petro dari temannya pada hari Valentine:

Happy Valentine Day!

Jika Anda menikah dengan pria yang romantis, tiap hari terasa valentine.

Jika Anda menikah dengan pria kaya, tiap hari terasa Imlek.

Jika Anda menikah dengan pria miskin, tiap hari terasa bulan ramadhan, puasa tiada akhir.

Jika Anda menikah dengan pria pembohong, tiap hari terasa April Mop.

Jika Anda menikah dengan pria pendiam, tiap hari terasa hari nyepi.

Jika Anda menikah dengan pria pemalas, tiap hari terasa hari Buruh Nasional.

Jika anda TIDAK menikah, tiap hari terasa Hari Kemerdekaan.

 

Buat yang ikutan valentine, kata orang:

Jika sedih “Remember me”

Jika bahagia “Smile for me”

Jika rindu “Call me”

Jika tidur “Dream of me”

Lalu “Thinking of me” untuk apapun itu.

Bila kesepian “Come to me”

Bila kedinginan “Hugs me”

Bila takut “Close to me”

Bila mau sharing “Talk to me”

Bila mau disayangi “Love me”

dan bila lapar “Rebus in do mie …. 🤣🤣🤣🤣🤣

 

Selamat Hari Valentine…..yaaaa 😂 😂 😂

🌹🌹🌹❤❤❤🙏🙏🙏

 

 

Kamis, 16 Februari 2023

By: Sr. Retumi Sitohang

(Suster Junior SCMM)

GRATIS, BELAJAR ONLINE MENULIS WEBSITE PSA

PANTI LANSIA SANTA ANNA, Jakarta – Sebanyak delapan peserta yaitu Para Suster SCMM komunitas St. Agnes Jakarta belajar online menulis Website yang di berikan oleh Bapak Deddy Angga dkk dari Kelompok Pendalaman Kitab Suci (KPKS) Tangerang. Kelompok ini dengan murah hati telah membuatkan Website, yang menjadi hadiah Natal luar biasa bagi Panti Lansia Santa Anna pada 25 Desember 2022 yang lalu.

Meski dilakukan secara online, Kelas Tanpa Batas Intensif yang diselenggarakan pada 05 Februari 2023 lalu berlangsung interaktif dan intensif.

Para Suster yang menghadiri zoom mengaku senang dengan metode pelatihan website ini. Menurut Para Suster Bapak/Ibu dari KPKS ini sangat baik, sabar, dan asik diajak berdiskusi dalam pelatihan bahkan menuntun sampai bisa publish berita di website. “Bapak/Ibu KPKS tidak hanya memandu Para Suster melakukan pelatihan website tetapi juga bersedia membuatkan website khusus untuk Panti Lansia St. Anna; kami berterima kasih atas kebaikan dan kemurahan hati yang luar biasa ini,” ujar Sr. Petronella Lie, SCMM selaku Ketua Yayasan St.Anna. Menurutnya, dengan adanya website ini, yang dilengkapi dengan pelatihan bagi para Suster agar mampu mengupdate dan meng-upload Berita-berita Aktual secara teratur, telah memberikan perspektif baru dalam pelayanan di PSA. Website ini sungguh merupakan bantuan luar biasa untuk promosi dan publikasi bagi Panti Lansia Santa Anna.

Hal serupa juga disampaikan oleh Sr Anita Sutarni, SCMM selaku pemimpin Panti Lansia St. Anna Grisenda. Bantuan dari Bapak-Ibu KPKS dirasakan sebagai dukungan luar biasa yang menggugah semangat melayani yang lebih besar bagi para Lansia Santa Anna.

Bapak Deddy mengatakan, mereka merencanakan pelatihan website ini agar dapat mengedepankan hasil karya penulisan website dan publish yang baik. “Kami akan setia mendampingi Para Suster sampai bisa mandiri, jadi bertahap belajarnya, dan jika kurang mengerti bisa ditanyakan di grup” ujar Pak Deddy.

Berkat Tuhan melimpah atas diri Bapak-Ibu KPKS Tangerang beserta keluarga dan setiap pekerjaan baik yang Bapak dan Ibu lakukan.

 

Dilaporkan oleh: Sr. Fatima Asni Soares SCMM

OGF 1 PSA: FULLY HUMAN, FULLY ALIVE (Seri Pertama)

PANTI LANSIA SANTA ANNA, Jakarta – Sr. Petronella Lie, SCMM atau biasa disapa Suster Petro telah menggelar On Going Formation (OGF) Seri Pertama untuk menginternalisasi Spiritualitas dan Nilai Dasar Kristiani kepada Oma-oma, Para Pegawai dan Perawat, serta Para Suster yang melayani di Panti Lansia St. Anna pada Senin, 06 Februari 2023 dengan tema “FULLY HUMAN, FULLY ALIVE”

Sr. Petro menyatakan kegiatan ini bertujuan agar para Peserta dapat “hidup sesuai dengan citra diri atau jati diri”, serta mengajak Peserta untuk menyadari, mengakui, dan menerima diri apa adanya.

Kegiatan ini diawali dengan lagu dan doa pembuka, agar dapat menarik perhatian para Peserta, dilanjutkan dengan  sesi penyampain materi “Fully Human, Fully Alive” (Sepenuhnya manusia, sepenuhnya hidup). Dalam kenyataan, kita tidak menyadari bahwa kita belum hidup sepenuhnya yang disebabkan oleh persepsi, cara pandang, dan sikap kita yang keliru dan cenderung negatif.

Lewat OGF ini, Peserta diajak untuk menyadari, mengakui, menerima, dan mencoba memperbaiki distorsi yang terjadi dalam pemikiran kita, yang membuat kita tidak mampu mengalami kehidupan yang sepenuhnya.

Peserta juga disadarkan bahwa penentu kebahagiaan bukanlah dari luar diri kita, melainkan dari dalam diri kita sendiri, dari persepsi, pandangan, dan pemahaman kita atas realitas yang terjadi di sekitar kita. Apabila persepsi, pandangan dan pemahaman kita cenderung buruk dan negatif, tentu menimbulkan ketidakbahagiaan, yang dapat memicu stress, depresi, dan berbagai simtom penyakit maupun psikosomatis. Sebaliknya, bila persepsi, pandangan, dan pemahaman kita selalu positif, maka hidup kita akan penuh kebahagiaan kendati harus menghadapi banyak kesulitan dan tantangan oleh warna warni kehidupan.

Di akhir sesi ada latihan bagi Oma-oma dengan bentuk pertanyaan-pertanyaan yang sederhana untuk mendapatkan respon dari Oma-oma.

Salah satu instruksi dari latihan itu adalah Coba Oma tuliskan hal-hal apa saja yang hendak Oma lakukan agar dapat hidup sesuai dengan apa yang Oma harapkan atau cita-citakan.

Pernyataan dari Oma-oma bahwa ingin bahagia, berbuat baik, mendoakan orang lain, dan tidak menyakiti hati sesama.

Sangat menarik karena kita mendapatkan respon yang baik dari mereka, harapannya semoga mereka semua mampu menerima kelebihan dan kekurangan diri mereka dimasa tua dan mampu untuk tetap berbahagia kendati tidak segala hal dapat terjadi sesuai dengan ekspektasi mereka.

 

Diliput oleh: Sr. Fatima Asni Soares, SCMM

LAGU – LAGU CERIA OMA-OPA PSA

(Nada: Bintang Kecil)

Santa Anna,

Pelindung Lansia

Sangat baik,

mendoakan kami

Bantu kami,

hidup penuh iman

Jadi berkat

bagi sesama kami.

🌹🌹🌹🙏🙏🙏

(Nada: Potong Bebek Angsa)

Kami Oma Opa

Lansia Santa Anna

Mau berdaya guna

Takwa pada Tuhan

Kembangkan hobi

Senam gembira

Berdoa untuk

semua anak cucu.

Hidup yang sehat

Penuh semangat

Kembangkan bakat

Hidup penuh berkat.

🌹🌹🌹🙏🙏🙏

Nada:

AKU SLALU BERGEMBIRA”

Mari Para Lanjut Usia

Mari bertekad bersama

Di dalam sisa hidupmu

Menuju ke Rumah Bapa.

 

Kita ikuti Langkah-Nya

Wartakan Kabar Gembira

Kepada sesama kita

Agar beroleh rahmat-Nya.

 

Usia tua tak menghambat

‘tuk slalu tetap berkarya

Kembangkan diri dan bakat

Sampai akhir tutup mata.

 

Mari Para Oma Opa

Mari teguhkan imanmu

Buatlah sisa hidupmu

Menjadi rahmat dan berkat.

🌹🌹🌹🙏🙏🙏

(Nada: Naik-naik ke Puncak Gunung)

Mari-mari ke Santa Anna

Banyak Oma Opa ee…

2x

Kiri kanan Si Oma Opa

Tebar senyum menawaaan

Sini sana Si Oma Opa

Ria canda tertawa.

 

Mari-mari ke Santa Anna

Cari Oma Opa eee

2x

Rajut cinta, amal, dan kasih

Tebar pada sesamaa

Kami semua Oma dan Opa

Cinta Anda semua.

 

Mari-mari ke Santa Anna

Jumpa Oma Opa eee…

2x

🌹🌹🌹🙏🙏🙏

(Nada: Dua Mata Saya)

Ada Oma Opa

Di Panti Lansia

Suka pamer gigi

Tawa haha hihi.

Oma suka crewet

Opa malah criwis

Bila lagi ngambek

Muka pringas pringis.

Kalau lagi riang

Oma tebar senyum

Kalau lagi senang

Opa senyam senyum.

Di Panti Lansia

Semua ada tempat

Bila sudah tua

Ingat Santa Anna.

🌹🌹🌹🙏🙏🙏

(Nada: Naik Kereta Api)

Ke Panti Santa Anna,

yuk yuk yuk

Siapa hendak turut

Melihat Oma Opa

Bolehlah juga

dengan temannya

Ayo Sobatku mari sini

Oma dan Opa

tlah menanti.

🌹🌹🌹🙏🙏🙏

(Nada: Pelangi-pelangi)

Di Panti Lansia

Ada Oma Opa

Kurus, Tinggi, Gemuk

Semua ada tempat

Kau tak perlu takut

Semua ditrima

Si Oma, Si Opa,

dicinta Tuhan!

🌹🌹🌹🙏🙏🙏

(Nada: Lagu Pramuka “Gara-gara Janda Muda”)

Gara-gara Oma-Opa

Gara-gara Oma-Opa

Bikin Beta suka rindu

Bikin Beta suka rindu.

Biar Kerja lagi sibuk

Biar kerja lagi sibuk

Panti Lansia menunggu

Beta ingat Oma-Opa

Lalalalalalalalala…………..

🌹🌹🌹🙏🙏🙏

(Nada: “17 Agustus Tahun 45”)

Oma Opa biar tua

tapi semangat

Usia tua

namun semangat muda.

Usia lanjut

semakin yahut

Bagi Lansia

untuk tetap berdaya.

Semangat!

Usia tua bukan ukuran

Selama ada tekad dan semangatnya.

Kita tetap tegak

Tetap segar

Hidup gembira dan Bahagia

Kita tetap tegak

Tetap segar

Lansia selalu oke.

 

“LANSIA PANCEN OKE!”

“YES! YES! YES!”

🌹🌹🌹🙏🙏🙏

(Nada: Cinta Kilat)

Malam Senin

mulai bertemu

Malam Slasa

datang bertamu

Malam Rabu

terus merayu

Malam Kamis

Darling I love you”.

Malam Jumat

terima Surat

Yang isinya

cinta ditolak

Malam Sabtu

tinggallah mimpi

Malam Minggu

sendiri lagi.

Cinta kilat

cinta seminggu

Gugur satu

tumbuh seribu

Patah hati

mending ke Panti

Oma Opa

slalu menanti.

🌹🌹🌹🙏🙏🙏

(Nada: “Tian Mi Mi”)

Lansia

bila engkau tersenyum

Senyuman manis

bagai madu

Manis di hatiku.

 

Dimana

Aku bertemu dikau

Senyumanmu akrab di hati

Ku tak ingat lagi.

 

Ah… ku bermimpi

 

Dalam mimpi,

mimpi bertemu

Dengan senyumanmu

yang manis.

 

Dikau…, dikau…,

Itu adalah kamu.

 

Dimana

Aku bertemu dikau

Senyumanmu akrab di hati

Ku tak ingat lagi.

 

Ah… ku bermimpi

🌹🌹🌹🙏🙏🙏

(Nada: “Ni Wen Wo Ai”)

Kau bertanya tentang cinta

Apa aku cinta?

Perasaanku,

juga cintaku

Bulan yang menyaksikan.

 

Kau bertanya tentang cinta

Apa aku cinta?

Perasaanku,

juga cintaku

Tak goyah s’panjang masa.

 

Kecupanmu nan lembut

T’lah menyentuh hatiku

Perasaan dalam

Membuatku ingat kamu.

 

Kau bertanya tentang cinta

Apa aku cinta?

Perasaanku,

juga cintaku

Hanya untuk dirimu.

🌹🌹🌹🙏🙏🙏

Ai Jiang Shan Geng Ai Mei Ren

爱江山更爱美人小阿

Kebencian dan dendam

Tiada batas akhir

Bikin kitapun bodoh

Padahal kita sama

Sama-sama dicinta

Oleh Allah Bapa di Surga.

 

Burung-burung di padang

Tak menabur menuai

Namun dia tak cemas

Demikian kita pun

Oleh Bapa di Surga

Dikasihi oleh-Nya.

 

Marilah, o Sobatku

Singkirkan amarahmu itu

Tak guna kau mendendam

Hanyalah cinta yang abadi.

 

Hidup yang singkat ini

jangan kau sia kan

dengan hasrat hampa

dan yang tak berguna

Marilah gembira

Lupakan bencimu

Nikmatilah hidup ini.

🌹🌹🌹🙏🙏🙏

YE LAI XIANG

Angin semilir berhembus

Senandung lirih nan syahdu

Bunga-bunga bermekaran

Wanginya semerbak

Di pagi hari nan cerah.

 

Kurindu kedatanganmu

Kapankah engkau kemari

Datang menjenguk diriku

Bercengkrama gembira

Di Panti Lansia.

 

Lansia

Yok sambut tamu

Berkunjung

‘tuk Oma Opa

Aaa…..berbagi kasih

‘tuk kita semua.

 

Aaaa………

🌹🌹🌹🙏🙏🙏

(Nada: Hari Bahagia)

Hari Bahagia

Bila bersama Yesus, Tuhanku

Tiada susah,

Tiada dukacita.

Tiada susah,

Tiada dukacita.

 

Senyuman manismu

Berikan kekuatan bagiku

Agar hidupku

slalu riang gembira

Agar hidupku slalu riang gembira

 

Walau banyak rintangan

Walau banyak godaan melandaku

Aku kan tetap setia

Setia sampai akhir hidupku

Apapun yang ada

akan kuberikan

Untuk Tuhan

Demi hidup kekal

Untuk Tuhan

Demi hidup kekal.

🌹🌹🌹🙏🙏🙏

BUKAN TIPU-TIPU
(melodi: Kolam Susu, Koes Plus)

Refr.:
Bukan tipuan,

bukan Abunawas
Pesona-Mu merayu,

menggoda aku
Walau badai,

walau topan kuhadapi
Cintaku mati

hanya untuk diri-Mu.

  1.   Orang bilang jadi Pastor banyak tugas,

Orang bilang jadi Suster harus taat.

Namun kujawab:

datang dulu dan lihat,

Pengalaman mengasyikkan kan menjawab.

  1. Orang bilang jadi Suster paling susah,

Orang bilang jadi Pastor lebih susah.

Namun kujawab:

datang dan bergabunglah

Pengalaman mengasyikkan kan menjawab.

  1. Orang bilang ikut Yesus menderita.

Orang bilang Salib Yesus sangat berat.

Namun kujawab: datang dulu dan lihat,

Pengalaman mengasyikkan kan menjawab.

🌹🌹🌹🙏🙏🙏