KEBUTUHAN PANTI LANSIA SANTA ANNA 2023

Pertama-tama, atas nama Pengurus Yayasan Santa Anna beserta Pemimpin & Staf Panti Lansia Santa Anna (baik yang berada di Teluk Gong maupun yang di Grisenda), kami haturkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Donatur, Pemerhati, dan Simpatisan, yang dengan segala kebaikan dan kemurahan hatinya hendak berbagi cinta dan perhatian dengan memberikan “Bingkisan Kasih” ke Panti Lansia Santa Anna.

Untuk saat ini, penghuni Panti Lansia Santa Anna adalah sebagai berikut:

I.  PANTI LANSIA SANTA ANNA DI TELUK GONG

  1. Jumlah Oma & Opa = 72 orang
  2. Pegawai & Sopir = 14 orang
  3. Perawat Pribadi Oma/Opa =   8 orang
  4. Suster SCMM/Staf Panti =   4 orang

Jumlah = 98 orang

II.  PANTI LANSIA SANTA ANNA DI GRISENDA (Panti Lansia Khusus untuk Oma-oma)

  1. Jumlah Oma = 11 orang
  2. Pegawai =   2 orang
  3. Perawat Pribadi Oma =   6 orang
  4. Suster SCMM/Staf Panti =   4 orang

Jumlah = 23 orang

Panti Lansia Santa Anna menerima sumbangan dalam bentuk apapun, entah berupa uang, kebutuhan sandang–pangan–papan–hiburan/rekreasi, alat test/cek kesehatan, vitamin & obat-obatan, pengobatan/pemeriksaan  Kesehatan gratis, penyuluhan kesehatan, alat olahraga yang cocok untuk Lansia, transportasi, pendampingan psikologi/konseling, layanan IT (untuk promosi & publikasi), layanan pencetakan gratis untuk Buku-buku, Brosur, Leaflet, Booklet, Spanduk Panti, layanan gratis gunting rambut, creambath, pedicure, pijat/massage, Training Tenaga Perawat Lansia, alat-alat untuk kerajinan tangan (misal: kait renda, benang rajut, benang wol, kertas origami, kain & benang strimin, mote/manik-manik), air mineral Alkaline PH 8+ (± 30 Galon/1 Minggu), Kebutuhan-kebutuhan untuk Perayaan-perayaan Bersama, Kegiatan-kegiatan Sepekan & Tahunan PSA, Kipas Angin, AC untuk Kamar-kamar, dlsb.

Latihan Musik selalu berguna bagi Oma-Opa untuk keseimbangan otak kiri dan kanan, serta sebagai sarana rekreasi. Kami berencana akan mengajarkan Oma dan Opa untuk memainkan alat musik Kolintang, Gitar, Harmonika, Suling, Keyboard, apabila ada Donatur yang bersedia untuk menyumbangkannya.

Dari hasil pengecekan di lapangan, hal-hal praktis yang dibutuhkan untuk saat ini sebagai berikut:

I.   KEBUTUHAN PANTI LANSIA SANTA ANNA DI TELUK GONG

  1. Rehab-rehab gedung dan perlengkapan sarana-prasana Panti Lansia
  2. Penambahan Kamar-kamar untuk menambah kapasitas akomodasi
  3. Bansos/Donatur/Orangtua Asuh untuk Oma-Opa yang tidak mampu membayar Uang Asramanya
  4. Laptop dan Layar Proyektor Gantung (Wall Screen Projector) 96″, yang bisa standby secara permanen di Panti untuk digunakan dalam pelaksanaan Kegiatan-kegiatan Sepekan PSA, Pesta, dan kelancaran Acara bila ada Tamu berkunjung
  5. Mobil Odong-odong yang bisa membawa Oma-Opa sight seeing bertamasya keliling kota
  6. Alat Cek Kesehatan Quantum Resonance Magnetic Analyzer; Tensimeter, Alat & Stik Cek Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat
  7. Superpel, Rinso, Detergen Cuci Piring, Shampo, Sabun Mandi, Minyak Kayu Putih; Susu, Roti-roti Crackers, Biskuit, Madu, Gula Diabet Tropicana, Air Mineral Pristine PH 8+
  8. Penguatan Signal Internet; Langganan Indihome tidak berfungsi, sinyal selalu hilang/sangat lemah.

II.  PANTI LANSIA SANTA ANNA DI GRISENDA (Panti Lansia Khusus untuk Oma-oma)

  1. Rehab-rehab gedung dan perlengkapan sarana-prasana Panti Lansia
  2. Laptop, Proyektor, Layar Proyektor Gantung (Wall Screen Projector) 96″
  3. Alat Cek Kesehatan Quantum Resonance Magnetic Analyzer, Tensimeter, Alat & Stik Cek Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat
  4. Superpel, Rinso, Detergen Cuci Piring, Shampo, Sabun Mandi, Minyak Kayu Putih, Pampers, Minyak Goreng, Susu, Mentega, Madu, Gula, Teh, Kopi, Air Mineral Pristine PH 8+

CATATAN:

Untuk Sumbangan berupa UANG, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya dilakukan lewat Transfer Bank berikut:

RENCANA PERLUASAN PANTI LANSIA SANTA ANNA KE PARUNG

Untuk Perluasan dan Pembangunan Panti Lansia Santa Anna, demi menambah kapasitas pelayanan kepada para Lansia, Bpk. Yoseph Muljadi, Donatur, menghibahkan 3.216 m2 TANAH di Parung, dan masih akan menambahkan 1.000 m2 lagi yang diperuntukkan menjadi PEMAKAMAN.Selain itu, Bpk Yoseph Muljadi akan membuatkan TAMAN DOA, agar Oma & Opa nantinya bisa senang berdoa dan melakukan aktifitas Rohani.

Kita sambut penuh sukacita bantuan dan sumbangan ini. Mari kita doakan Donatur kita yang baik hati & murah hati ini, Bpk Yoseph Muljadi beserta seluruh Keluarganya, agar Tuhan Yang Maha Kasih senantiasa mencurahkan limpah ruah rahmat, kesehatan & kesejahteraaan lahir-batin, umur panjang, kebahagiaan, dan rejeki yang lebih berlimpah lagi, agar beliau dapat berbuat lebih byk lagi amal kasih dalam kehidupannya.

Kita rencanakan untuk membangun 4 Unit Bangunan:

1 Unit Sosial untuk Penampungan bagi 40 orang Lansia yang sama sekali tidak memiliki kemampuan finansial.

1 Unit Ekonomi untuk menampung 120 Lansia yang memiliki kemampuan finansial seadanya.

1 Unit Umum untuk Resepsionis & Ruang Tamu, Dapur, Ruang Makan & Acara Bersama, Gudang-gudang Dapur & Umum, Kamar-kamar para Suster/Staf, dll.

1 Unit Kapel Alam.

CATATAN:

  1. Pengurusan Dokumen-dokumen Hibah, Pembebasan PBB dan BPHTB sedang dalam proses.
  2. Kita doakan semoga semuanya berjalan dengan lancar, agar sesudahnya segera dapat kita tindak lanjuti dengan tahap-tahap Pembangunan.
  3. Kita doakan agar banyak orang tergerak hatinya untuk membantu kita dalam proses dan pelaksanaan kegiatan Pembangunan Panti Lansia Santa Anna di Parung ini.

 

Sekali lagi, terimakasih banyak atas segala bentuk perhatian, bantuan, dan sumbangan yang diberikan. Tuhan memberkati Bapak/Ibu beserta Keluarga, dan segala usaha serta pekerjaan yang Bapak/Ibu lakukan.

MAKAN SIANG NATAL PERSAHABATAN BERSAMA KOMUNITAS SAN’T EGIDIO DI PSA TELUK GONG, 25 DESEMBER 2022

Gloria in excelsis Deo…,
Kemuliaan kepada Allah di tempat tinggi…,
demikian Lagu Natal dimadahkan.
Putra Allah telah lahir,
Sang Immanuel ditinggikan dalam kerendahan kelahirannya di palungan kandang domba Betlehem.

Pada Minggu pagi – siang, 25 Desember 2022, Komunitas Sant’Egidio merayakan Natal bersama Oma dan Opa di Panti Lansia Santa Anna (PSA). Semua Lansia yang dibina oleh para Suster SCMM, baik yang di Grisenda maupun di Teluk Gong, digabungkan ke PSA Teluk Gong. Jauh hari sebelumnya, Koordinator kegiatan Sant’Egidio yang mengkoordinir pelayanan kasih di PSA Teluk Gong, Nona Puji Laurentia, sudah meminta agar Oma, Opa, Para Pegawai dan Perawat serta Suster-suster mengisi list yang menjadi harapan untuk menjadi Kado Natal bagi masing-masing dari Komunitas Sant’Egidio. Pada hari H-nya, hadiah yang diberikan bukan hanya yang sudah dicatat di list itu, tetapi masih juga ada hadiah lainnya. Perayaannya meriah, diawali dengan Perayaan Ekaristi Natal oleh Pastor Paroki Phiras Teluk Gong, kemudian dilanjutkan dengan Makan Siang dan Acara Ramah Tamah yang seru, tebak-tebakan berhadiah, dlsb. Pelayanan kasih yang sangat menyentuh hati.

Kami teringat akan sebuah permenungan tentang down grade sebagai the spirit of Christmas.
Yah…semua orang pasti senang dengan yang namanya up grade, meningkatkan; up grading, peningkatan: up grade status, up grade kedudukan/jabatan, up grade fasilitas, dll. Orang akan berupaya sekuat tenaga mengejarnya, pun melalui perilaku pansos, panjat sosial. Ketika dulu kita masih pake HP 3G, kita ingin memiliki yang 4G. Sekarang, Sayasendiri suka berangan-angan, kapaaan yah… bisa punya yang 5G.

Pernah pada tahun 2000, karena terjadi 2 kali kesalahan administrasi, tiket pesawatku dari Filipina ke Belanda di up grade dari Kelas Ekonomi ke Kelas Bisnis. Waduh… senang dan bangganya hatiku bisa duduk di deretan Kelas Bisnis pesawat KLM.

Intinya, kita ini semuanya suka upgrade.

Akan tetapi, dalam peristiwa Natal, kelahiran Yesus justru menunjukkan kebalikannya. Natal adalah momen dimana Allah down grade, dari Tahta Heavenly Suite, Dia turun ke palungan kandang domba.

Inilah yang mengesankan bagi Saya, bahwa Komunitas Sant’Egidio senantiasa hadir dengan semangat persahabatan tanpa batas . Boro-boro pergi hura-hura serta liburan Natal & Tahun Baru ke luar negeri atau ke tempat-tempat eksotis lainnya, kelompok orang muda dari Komunitas Sant’Egidio ini justru meluangkan waktu untuk duduk makan bersama Para Lansia. Perjalanan persahabatan Komunitas Sant’Egidio dengan Opa Oma sudah terjalin sejak lama dengan indah ,dimana hampir tiap minggunya sahabat-sahabat dari Komunitas Sant’Egidio setia melakukan kunjungan dan pelayanan pada para Lansia di Panti Santa Anna . Makan Siang Natal yang diadakan setiap tahunnya oleh Komunitas Sant’Egidio sejak lama merupakan puncak persahabatan kasih Komunitas Sant’Egidio dengan sahabat-sahabat yang kurang mendapatkan perhatian , terutama Opa Oma di PSA.

Dalam Injil, kita mengingat bahwa pada hari Natal , Yesus justru “ditolak” oleh penginapan-penginapan dengan mengatakan “sudah tidak ada ruang ” lagi. Namun melalui Makan Siang Natal ini, kembali kita diingatkan bahwa “Selalu Ada Ruang Untuk Semua” dan tidak ada yang dilupakan dihari Natal.

Saya juga sangat tersentuh dimana pada saat Makan Siang Natal, semua duduk dalam satu meja untuk makan bersama, sehingga sudah tidak terlihat lagi mana yang melayani dan mana yang dilayani. Semua bersatu dalam meja yang penuh dengan kehangatan dan cinta. Ini adalah keluarga sejati dan persahabatan tanpa batas .

Komunitas Sant’Egidio ini, di bawah koordinasi Nona Cantik, Ms. Puji Laurentia, menyelenggarakan pelayanan kasih dengan setia bersama kelompok teman-temannya setiap hari Minggu kepada Oma dan Opa di PSA Teluk Gong (lihat https://sathora.or.id/1338/komunitas-santegidio-keluarlah-dari-gereja/?fbclid=IwAR2utxmE5FoFHfkiSi7tonQtWtYuL2aeyKox8-4OPwJ3mjrk8P1igXDZonA). Inilah down grade, semangat Natal dan berbagi kasih yang nyata dari Komunitas Sant’Egidio kepada mereka yang kecil, lemah, miskin, dan tersingkirkan.
Saya melihat, Sahabat-sahabat dari Komunitas Sant’Egidio senantiasa belajar untuk “memberi diri” dari segala keterbatasan yang ada, sama seperti perumpamaan Janda Miskin yang memberi bukan hanya dari kelebihan, namun juga dari kekurangan. Sayasedikit mengutip sebuah ungkapan dari Komunitas Sant’Egidio yang mempunyai makna mendalam dan menginspirasi bagi Saya secara pribadi, yaitu bahwa “tidak ada orang yang terlalu miskin yang tidak dapat membantu orang miskin lainnya “. Sekecil apapun, semua kita punya kesempatan dan panggilan untuk dapat melakukan sesuatu bagi wajah-wajah Yesus dalam diri saudara-saudara kita yang kurang diperhatikan, terlupakan, sakit, dan terpinggirkan.

Untuk itu, kami atas nama Yayasan Santa Anna, Segenap Staf dan Para Suster SCMM, beserta seluruh Oma, Opa, Pegawai dan Perawat PSA menghaturkan limpah terimakasih; terimakasih telah rela down grade merayakan Natal bersama kami di Panti ini, terimakasih bahwa Anda selalu dengan setia melakukan pelayanan kasih tanpa pamrih kepada para Lansia yang kami asuh. Semoga Tuhan membalas kasih Anda sekalian dengan kelimpahan berkat-Nya bagi dirimu masing-masing, bagi orangtua, keluarga, dan bagi setiap studi, karya, dan pelayanan yang Anda lakukan.

Selamat Natal, Selamat ber-down grade, Tuhan memberkati kita semua.

25 Desember 2022
Oleh: Sr. Petronella Lie SCMM
(Ketua Yayasan Santa Anna)

Tautan Tentang Panti Lansia Santa Anna