Panti Lansia Santa Anna merayakan secara meriah PESTA SANTA ANNA, Pelindung Panti Lansia Santa Anna. Ketua Yayasan Santa Anna (YSA), Sr. Petronella Lie SCMM, dalam Kerjasama yang kompak dengan Sr. Renelda Nahas SCMM selaku Pelaksana Harian (PH) PSA, berinisiatif menggabungkan PSA Grisenda ke PSA Teluk Gong dalam perayaan bersama sebagai satu keluarga besar Panti Lansia Santa Anna.

Acara dimulai jam 10.00 pagi dengan Misa Syukur Meriah, diiringi musik Kolintang yang dimainkan oleh para Suster dan Oma-oma PSA Grisenda. Ini untuk pertama kalinya para Oma dan Opa PSA Teluk Gong menyaksikan permainan Kolintang yang cukup handal. Mudah-mudahan Oma dan Opa PSA Teluk Gong juga dapat berlatih untuk tampil pada kesempatan-kesempatan berikutnya.

Dalam kata sambutannya, Ketua YSA, Sr. Petro, menekankan kembali inti Homili yang disampaikan oleh Pastor yang mempersembahkan Misa, Rm. Marianus CP, yaitu 3 segi keutamaan dari Santa Anna, Ibu dari Bunda Maria, yang menjadi kebajikan yang tampak jelas dalam diri Santa Perawan Maria, yakni: Kesederhanaan, Iman, dan Ketabahan. Santa Anna, Santo Yoakim, maupun Santa Perawan Maria adalah orang-orang yang termasyhur, tetapi mereka tetap sederhana, tinggal tersembunyi dan tak menonjol, menjalani hidup sehari-hari dalam rumah tangganya dengan penuh kerendahan hati. Ketika menghadapi hal-hal yang sulit untuk dipahami oleh akal budi, mereka penuh iman menerimanya dalam kepercayaan penuh kepada Tuhan. Dan ketika masalah hidup, berbagai kesulitan dan tantangan menerpa kehidupannya, mereka tetap tabah; Maria, tetap setia berdiri di kaki Salib Yesus pada saat penderitaan dan penghinaan terbesar itu terjadi. Ketiga nilai ini sungguh pantas untuk kita teladani juga dalam kehidupan kita di zaman ini, dimanapun kita hidup dan berada: Sederhana, Penuh Iman, dan Tabah.

“Dalam semangat kesederhanaan, iman, dan tabah itu, para Oma dan Opa diharapkan dapat hidup “TANYADA”: Tenang, Aman, NYAman, dan DAmai; sehingga dapat menikmati kebahagiaan dan penuh sukacita tinggal di Panti Lansia ini,” tukas Sr. Petro.

Sebagaimana biasanya, selain “santapan Rohani”, kebersamaan di Panti selalu diisi dengan Santap Bersama serta Acara Ramah Tamah dan Riang Gembira. Acara ini dihadiri juga oleh Fr. Tarsisius CMM yang kebetulan berada di Jakarta, Sr. Elvira Ndruru SCMM dan Sr. Cendhie SCMM yang baru saja menerima perutusan untuk bertugas di Jakarta. Sukacita bersama ini dilengkapi dengan pembagian Hadiah dan Angpao untuk semua yang hadir. Demikian acara diakhiri dengan penuh sukacita.

Semoga teladan Santa Anna memberikan ilham dan inspirasi yang tiada habisnya dalam kehidupan Oma dan Opa di Panti Lansia Santa Anna, juga di dalam kehidupan kita semua.

“Santa Anna, Santo Yoakim, dan Bunda Maria Yang Berbelaskasih, doakanlah kami selalu.”