“Engkau mencintaiku lewat hujan

yang lembut membasahi rambutku

Engkau mencintaiku lewat angin

yang sejuk membelai kulitku.

 

Engkau mencintaiku lewat temaram malam

yang damai melelapkan tidurku

Engkau mencintaiku lewat sentuhan-sentuhan kasih

yang menghampiriku di dalam hidup ini.

 

Dari awal…

Engkau memberikanku yang terbaik

Melebihi dari apapun

yang dapat diberikan oleh dunia ini.

 

Engkau mencurahkan cinta itu sampai tuntas

dengan mengorbankan nyawa-Mu.

Dan tatkala cinta nan agung itu meredup,

Engkau menggugahku dengan kemuliaan kebangkitan-Mu.

 

Ketika Engkau terangkat menuju Bapa,

Engkau menjanjikan Roh Penghibur

akan terus mendampingi kami melanjutkan perjalanan iman

menuju keabadian ‘tuk bersatu dengan-Mu.

 

Terimakasih Tuhan, untuk cinta suci-Mu

Terimakasih, untuk pengorbanan-Mu nan agung

Terimakasih, untuk wafat dan kebangkitan-Mu

Terimakasih, untuk kenaikan-Mu ke Surga

dan untuk janji-Mu akan datangnya Roh Penghibur.

 

Ajarkanku, Tuhan, membalas cinta-Mu

Dengan tulus mengasihi sesamaku

Lewat pelayanan tanpa pamrih

Yang kulakukan setiap hari.

 

Datanglah, ya Roh CINTA,

penuhi kami dengan cinta-Mu hangat membara.”