Pada APP 2 untuk Oma dan Opa Panti Lansia Santa Anna, Jumat 10 Maret 2023, Sr. Petro membuat pendalaman tentang TOBAT.
Kegiatan diawali dengan Doa Pagi yang tenang dan teduh. Kemudian dilanjutkan dengan melihat pada 3 point:
I. Kilas Balik dari Jumat yang lalu, Pra Paskah 1 / APP 1
II. LANJUTAN APP Oma-Opa PSA
III. Kisah Raja dan 4 Istri
Walaupun Topik kali ini berat, tetapi Sr. Petro membawakannya secara pelan-pelan saja, dan dengan cara yang mudah untuk diterima dan dicerna. Diselingi juga dengan beberapa intermezzo, seperti Video dan Youtube Lagu yang sesuai, serta tanya-jawab untuk mengecek sejauh mana Oma dan Opa mengerti dan dapat mengikuti alur serta proses pendalaman.

PENDALAMAN I: KILAS BALIK DARI APP 1

1. TEMA APP 2023 KAJ, “Kesejahteraan / KEBAIKAN BERSAMA”:
a. Yang diupayakan lewat berbagai cara agar orang lain dapat mengalami cinta dan kebaikan Allah, serta dapat menikmati hidup yang aman, nyaman, damai, dan sejahtera, dimana kita diharapkan:
- Semakin mengasihi
- Semakin peduli
- Semakin bersaksi.
b. Ini mrpk TUGAS/KEWAJIBAN KITA SEMUA, karena lewat Pembaptisan, kita telah menerima Tugas dan identitas sebagai:
- Anak Allah
- WNS / Warga Negara Surga
- Warga Gereja
2. APP Oma & OPA PSA, 4 B:
a. Kita hendak menjalani Pra Paskah, sebagai MASA PERSIAPAN menuju Hari Raya Paskah, yang kita jalankan dengan 4 B:
- Berdoa
- Bertobat
- Beramal
- Bermatiraga
selama 40 hari, mulai Rabu Abu 22 Februari s/d Jumat Agung 7 April 2023.
b. (1) BERDOA
- Kisah Si Acong: Yang terpenting dalam berdoa adalah ketulusan dan kesadaran akan kehadiran Tuhan, tidak perlu doa yang panjang dan kata-kata yang dirangkai indah.
- Berdiam diri tanpa kata di hadapan Tuhan, juga merupakan Doa.
- Latihan membuat Sajak / Puisi “HAIKU”.
PENDALAMAN II: LANJUTAN APP KITA, OMA DAN OPA PSA

A. TENTANG TOBAT
Sr. Petro menjelaskan bahwa pada APP 2 ini akan didalami tentang TOBAT. Apa itu Tobat?
(1) Ada beberapa macam arti Tobat:
a. Sadar dan menyesal akan dosa (perbuatan yang salah atau jahat) dan berniat akan memperbaiki tingkah laku dan perbuatan.
Contoh: “Sekarang ia sudah tobat dari kejahatan yang pernah dilakukan”
b. Kembali kepada agama / jalan / hal yang benar.
Contoh: “Setelah mendengar khotbah itu banyak orang yang tobat kembali ke jalan yang sesuai dengan ajaran Tuhan”.
c. Merasa tidak sanggup lagi; menyatakan rasa heran, jengkel, kesal, atau sebal.
Contoh: “Tobat aku menghadapi org ini!”; “Tobat ! Tobat ! Bandel betul anak itu!”
d. Jera (tidak akan berbuat lagi)
Contoh: “Ia sudah tobat tidak akan berjudi / mengisap ganja lagi”
(2) TOBAT yang ingin didalami saat ini adalah yang berkaitan dengan DOSA, Sikap/Perbuatan/Tingkahlaku yang salah/jahat. Istilah lain utk Tobat = METANOIA.
- Sadar dan menyesal akan Dosa/Sikap/Perbuatan/Tingkahlaku yang salah/jahat dan berniat akan memperbaikinya.
- Perubahan hati dan pikiran yang membawaku lebih dekat pada Allah.
- Berbalik dari dosa dan berpaling kepada Allah untuk pengampunan.
Pertobatan ini didorong oleh:
- KASIH akan Allah
- Hasrat tulus untuk mematuhi perintah-perintahNya.
(3) Langkah-langkah pertobatan:
- Menyadari dan mengakui dosa.
- Menyesali dosa itu.
- Berniat untuk tidak berbuat dosa lagi.
- Mohon ampun.
- Mau menghidupi cara hidup yang baru ==> BERUBAH!
Perubahan hati dan pikiran akan menghasilkan perubahan sikap dan perilaku sehari-hari.
(4) Hal indah yang bisa kita lakukan pada Masa Pra Paskah (Video Bapa Paus Fransiskus):
B. TENTANG DOSA
Pertobatan hanya dapat terjadi apabila ada kesadaran akan DOSA!
(1) APA YANG DIMAKSUD DENGAN DOSA?
- Dosa adalah PELANGGARAN CINTA KASIH terhadap Tuhan atau sesama yang dapat mengakibatkan terputusnya hubungan antara manusia dengan Allah
- Dosa juga di pandang sebagai PERBUATAN YANG TIDAK SESUAI DENGAN KEHENDAK TUHAN, baik itu melalui pikiran, perkataan, dan perbuatan manusia.
(2) BEBERAPA AKIBAT DOSA:
- Merusak hubungan manusia dg Allah.
- Merusak hubungan dg sesama manusia.
- Merusak citra manusia.
- Manusia mengalami penghakiman, ketakutan, penderitaan, dan kematian
(3) 7 DOSA BESAR (CAPITAL SINS / DEADLY SINS)

(4) PELANGGARAN TERHADAP 10 PERINTAH ALLAH

(5) PELANGGARAN TERHADAP 5 PERINTAH GEREJA:
- Rayakan hari raya yang disamakan dengan hari Minggu.
- Ikutilah perayaan Ekaristi pada hari Minggu dan pada hari raya yang diwajibkan; dan janganlah melakukan pekerjaan yang dilarang pada hari itu.
- Berpuasa dan berpantanglah pada hari yang ditentukan.
- Mengaku dosalah sekurang-kurangnya sekali setahun.
- Menyambut Tubuh Tuhan pada Masa Paskah.
Kelima Perintah ini adalah ketentuan Gereja, maka Gereja dapat membebaskan orang dari kewajiban memenuhi perintah tersebut berdasarkan alasan yang kuat (misalnya sakit).
C. BERBAGAI KEBAJIKAN YANG MENJADI TANDA TOBAT/SILIH/PENITENSI ATAS DOSA
(1) 7 DOSA BESAR vs. 7 KEUTAMAAN/KEBAJIKAN:

(2) BUAH-BUAH ROH KUDUS:

(3) 14 PERBUATAN BELASKASIH
Di dalam tradisi Gereja Katolik, dikenal 14 perbuatan belas kasih yang terbagi menjadi dua yaitu perbuatan belas kasih jasmani dan rohani.
7 PERBUATAN BELAS KASIH JASMANI
- Memberi makan kepada orang yang lapar.
- Memberi minuman kepada orang yang haus.
- Memberi perlindungan kepada orang asing.
- Memberi pakaian kepada orang yang telanjang.
- Melawat orang sakit.
- Mengunjungi orang yang dipenjara.
- Menguburkan orang mati.
7 PERBUATAN BELAS KASIH ROHANI
- Menasihati orang yang ragu-ragu.
- Mengajar orang yang belum tahu.
- Menegur pendosa.
- Menghibur orang yang menderita.
- Mengampuni orang yang menyakiti.
- Menerima dengan sabar orang yang menyusahkan.
- Berdoa untuk orang yang hidup dan mati.
Dalam belaskasih kita diharapkan menjadi wujud belaskasih Tuhan, dimana kita bisa menjadi wajah, hati, tangan dan kaki Tuhan di dunia dan bagi sesama kita.
III. PENUTUP APP 2: KISAH RAJA dan 4 ISTRI
Pada akhir kegiatan, ketika Sr. Petro memberikan kesempatan untuk memberikan tanggapan, serta ruang untuk tanya-jawab, Opa Eddy mengusulkan agar Materi-materi yang telah diberikan dibukukan buat Oma dan Opa sehingga masih dapat dibaca-baca ulang untuk lebih diresapi dan dihayati dalam hidup. What a good idea, Opa Eddy 👍👍👍
