Sejak pagi di hari Kamis Putih, 3 kelompok yang sudah dibagi untuk memeriahkan PASKAH PSA GRISENDA 2023 sudah beraksi untuk menghias Telur dan membuat Lukisan bertemakan Paskah. Masing-masing membuat kreasinya yang unik. Demikian Triduum yang diawali dengan Maundy Thursday diisi secara seimbang antara kreatifitas fisik dan kegiatan rohani.

Di sore hari, RP. Robby OCarm. sudah standby untuk datang lebih cepat karena Misa Kamis Putih diawali dengan Pengakuan Dosa bagi Suster, para Oma, Pegawai dan Perawat yang masih belum sempat menerima Sakramen Tobat. Sehingga Misa dapat dimulai tepat pada jam 17.00.
Sesudah Misa Kamis Putih, Romo Robby memimpin para Oma, Suster, Pegawai dan Perawat untuk melakukan tuguran bersama di depan Sakramen Maha Kudus. Ibu Inge, umat dari Lingkungan St. Anselmus, ikut menghadiri Misa Kamis Putih dan Tuguran di PSA Grisenda, serta membuatkan foto bersama. Katanya untuk di posting di WA Grup Lingkungan St. Anselmus. Maka, setelah Misa, semua pada mejeng dengan gaya masing-masing untuk dijepret oleh Ibu Inge. “Trim’s Bu Inge, buat fotonya. Semoga senang ikut bergabung dengan kami, para Oma, Suster, Pegawai dan Perawat PSA Grisenda.”

Aktifitas di hari pertama Tri Hari Suci diakhiri dengan memasuki saat hening. Masing-masing merenungkan sengsara Yesus di Taman Getsemani, berupaya berdiam bersama Dia, Yang menderita karena mencintai kita.

Di tengah kegelapan taman di malam itu
Sesosok Tubuh berjuang meregang kelu
Drama pilihan bergolak membadai
Antara cahaya dan kegelapan
Ketaatan dan pemberontakan
Penderitaan yang nyeri dan sukacita berlimpah.
Drama penderitaan Yesus
Memberi teladan semangat dan kesediaan
dalam penderitaan demi kebangkitan
pada akhir hari itu
cinta selalu menang atas kebencian, kegelapan, dan penderitaan.
Ketika aku putus asa
Kuingat bahwa dalam semua sejarah
Jalan kebenaran dan cinta selalu berjaya!

Lagu sendu yang dinyanyikan dengan lirih oleh Penyanyi Cilik, Claire Ryan, sangat mendukung permenungan untuk didengarkan di Kamis Putih.
