Selasa, 21 Februari 2023, Sr. Petronella menyelenggarakan Briefing Persiapan Memasuki Masa Pra Paskah kepada para Lansia, Pegawai, Perawat dan para Suster yang bekerja dan melayani di Panti Lansia Santa Anna (PSA); Sr. Petro menyelenggarakannya pada pagi – siang hari di PSA Teluk Gong, dan pada sore hari di PSA Grisenda. Briefing ini dilaksanakan dalam suasana rileks, ceria, interaktif, dan diselingi lagu-lagu serta ice-breaking heboh dengan goyang-goyang badan dikit 🤭😄🤭😄🤭😄, agar informasi-informasi, penjelasan, dan ajakan yang disampaikan kepada Oma dan Opa, berkenaan dengan masa Pra Paskah, dapat ditanggapi secara bebas, terbuka, dan gembira.

 

Salah satu karakteristik dari pelayanan cintakasih SCMM di Panti Lansia adalah “Melayani sebagai utusan Gereja” dengan membangkitkan kesan serta rasa hormat Lansia terhadap Gereja Katolik, dan menggerakkan mereka untuk lebih mencintai Allah serta menjadi warga Gereja-Nya yang saleh. Maka, sebagai Ketua Yayasan Santa Anna, Sr. Petro mengambil inisiatif untuk mempersiapkan para Oma-Opa di PSA memasuki masa Pra Paskah, yang merupakan ambang pintu di Tahun Liturgi Gereja Katolik menuju ke masa Paskah yang menjadi puncak misteri penebusan dan penyelamatan dunia dan manusia. Tujuannya agar Oma dan Opa dapat berpartisipasi secara aktif menjalani masa Pra Paskah sesuai dengan situasi, kondisi, dan kemampuan yang mereka miliki.

 

Materi yang disampaikan dikemas secara menarik, sangat praktis, dan sederhana sekali, berupa 4 point pendalaman:

  1. WHAT: Apakah Masa Pra Paskah itu?
  2. WHY: Mengapa pada Hari Rabu Abu dahi kita ditandai dengan Tanda Salib dari abu?
  3. HOW: Bagaimana Puasa dan Pantang itu bagi Orang Katolik?
  4. Action!

Sayang sekali…., Power Point Show dari presentasi Sr. Petro dapat diupload disini.

1.   Masa persiapan menuju Hari Raya Paskah yang dijalani dengan doa, tobat, amal kasih, mati raga / penyangkalan diri.

2.   Dijalani selama 40 hari, mulai dari hari RABU ABU s/d hari Jumat Agung.

Di tahun 2023:

  • Rabu Abu, 22 Februari
  • Jumat Agung, 7 April.

3.   Dijalani selama 40 hari, karena 40 hari merupakan waktu untuk pendisiplinan diri di dalam Kitab Suci:

  • Mat 4:2, Yesus menjalani 40 hari di padang gurun untuk berdoa dan berpuasa.
  • Yun 3:4, Ninive diberi waktu selama 40 hari untuk bertobat.
  • Dll.

 

1.   Menurut Injil tanda di dahi adalah lambang kepemilikan seseorang. Dengan tanda salib di dahinya melambangkan bahwa orang tsb. adalah milik Yesus Kristus.

2.  bagian Dahi / Kening merupakan tempat di mana pusat diri kita sebagai manusia berada (yi. Otak / Pikiran). Maka, selama Masa Pra Paskah, kita hendak secara khusus menempatkan Yesus sebagai Pusat diri dan Pusat dari pikiran kita.

3.   Abu merupakan lambang dari penyesalan akan dosa dan tanda pertobatan.

4.   Abu juga melambangkan kematian, yang mengingatkan kita akan ketidakabadian kita. Karenanya, ketika imam dengan ibu jarinya membubuhkan abu di kening umat, ia akan berkata, “Ingatlah, manusia berasal dari debu dan akan kembali menjadi debu

 

1.   Puasa wajib dilakukan oleh orang Katolik yang sudah berusia 18 tahun sampai 60 tahun.

  • Puasa dilakukan mulai pada Rabu Abu sampai Jumat Agung.
  • Puasa berarti makan kenyang satu kali sehari.

2.   Pantang wajib dilakukan oleh orang yang sudah berusia 14 tahun ke atas.

  • Pantang wajib dilakukan pada Rabu Abu dan setiap hari Jumat selama masa Prapaskah sampai Jumat Agung.
  • Pantang bisa dipilih sendiri sesuai kemampuan misalnya pantang daging, garam, jajan, rokok, alkohol, dll. Sebaiknya hal yang dipantangkan adalah hal-hal yang disukai.

3.   Berpantang & berpuasa wajib pada hari Rabu Abu, dan Jumat Agung.

4.   Berpuasa dan berpantang itu bukan soal menahan lapar.

  • Kalau menahan lapar berarti setelah berbuka puasa, maka kita boleh makan sepuasnya. Misalnya makan tiga kali, lalu karena puasa jadi makannya ditahan sampe jam buka lalu makan sebanyak tiga kali porsinya.
  • Puasa itu bukan menahan, tapi mengurangi, terutama mengurangi berbagai macam dosa favorit atau dosa yang dilakukan setiap hari, untuk membantu kita mengembalikan citra / jati diri kita sebagai anak-anak Tuhan.
  • Puasa dan pantang disebut juga sebagai ‘mati raga‘, dengan harapan bisa mematikan semua hal-hal buruk dalam raga (tubuh) manusiawi kita agar dapat menjadi suci kembali.
  • Jadi, Puasa bukan cuma soal mengurangi makanan dan menahan nafsu; puasa itu juga diet, yaitu diet dari segala dosa!

5.   Satu hal perlu diingat ketika menjalankan perintah pantang dan puasa: Umat Katolik diminta agar tulus dan melakukannya untuk Tuhan, bukan untuk pamer.

Matius 6:16-18.

“Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yg ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yg melihat yg tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”

6.  Oleh Mgr. Kardinal Ignasius Suharyo, Bpk. Uskup Agung KAJ, kita diajak juga untuk:

  • Mewujudkan pertobatan ekologis, mengembangkan perilaku bersyukur, lebih peduli pada sesama manusia, “semakin mengasihi, semakin peduli, dan semakin bersaksi”; semakin menyaudara dengan orang lain dan semakin berbelarasa dengan orang-orang yang menderita.
  • Mengenali kembali jati diri kita sebagai Anak-anak Allah, milik Kristus, yang dipanggil menuju kesempurnaan kasih, kesempurnaan kesucian, dan kesempurnaan hidup Kristiani. “Haruslah kamu sempurna, sebagaimana Bapamu yang di Surga sempurna adanya” (Mat 5:48).

 

PertanyaanDapatkah kita menjadi org kudus? Bgmn caranya??  (Silahkan disimak kata-kata Bpk. Paus Fransiskus pd Video singkat ini)

Pesan Paus Fransiskus: “Jadilah Orang Kudus Sehari-hari” (hati selalu terarah pada Tuhan)

 

Apakah orang bisa berubah?

  • Banyak orang cenderung beranggapan bahwa manusia itu tidak mungkin dapat berubah. Tetapi anggapan ini salah! Semua orang bisa berubah, karena kepribadian itu bersifat dinamis.
  • Perubahan itu dapat dari baik menjadi buruk, atau sebaliknya dari buruk menjadi baik. Yang kita harapkan tentu saja perubahan dari buruk menjadi baik: Psikolog menyebut ini sebagai prinsip kedewasaan. Orang yang dewasa adalah orang yang menjadi semakin baik, semakin bijaksana dan positif, dari waktu ke waktu.
  • Untuk mengubah hal yang dianggap orang sebagai tidak mungkin menjadi mungkin itu dibutuhkan KEKUATAN TEKAD & SEMANGAT, seperti yang di-ilustrasikan oleh cerita legenda dari negeri Tiongkok ini.

PENUTUP:

  1. Kegiatan diakhiri dengan Latihan dan Sharing.
  2. Kendati Oma-Opa sudah berusia di atas 60 tahun, usia yang tidak lagi diwajibkan untuk berpuasa, namun mereka masih bersemangat untuk mau berpartisipasi secara aktif menjalani Masa Pra Paskah. Mereka bertekad untuk mengambil makanan seperlunya sesuai kebutuhan, tidak lagi membuang-buang makanan, tidak makan daging pada hari Jumat, mengurangi jajan, rokok, alkohol, mau lebih peka, perhatian dan berbuat baik kepada sesama Oma-Opa lainnya di Panti, mau berpartisipasi dalam pertobatan ekologis dengan mengurangi penggunaan plastik, kertas, tisu, box-box makanan dari makanan-makanan yang disumbangkan oleh Donatur akan dicuci bersih dan diberikan secara gratis kepada Pemungut Asongan untuk daur ulang, tidak membuang sampah sembarangan, lebih memperhatikan penghijauan & keasrian lingkungan Panti, mau hidup lebih tertib dan mengikuti jadwal serta kegiatan-kegiatan Panti, mau menghayati hidup yang lebih penuh dan bermakna, mau lebih banyak berdoa, berefleksi, mengurangi untuk berkelahi dan berkata-kata kasar dengan sesama teman Lansia, berupaya tidak menambah beban dan menyusahkan orang lain, dst….dst….. (bukan main hebat dan luar biasa nih, para Oma dan Opa kita 👍👍🙏🙏🌹💐😍)
  3. Agar Oma-Opa dapat mengingat-ingat sedikit tentang materi yang telah disampaikan, Sr. Petro menjanjikan akan memberikan Angpao dan Hadiah kepada Oma/Opa yang dapat memberikan jawaban secara CEPAT & TEPAT pada kuiz yang akan digelar waktu “Perayaan Paskah Bersama PSA” di bulan April yad; semakin sulit jawaban atas pertanyaan kuiz, maka Hadiah/Angpao-nya akan semakin besar. Sr. Petro sudah  memberikan “bocoran2” dikit-dikit untuk beberapa pertanyaan kuiz-nya 🤭🤪😜😁😄
  4. SELAMAT HARI RABU ABU, Selamat Memasuki Masa Retret Agung.